Surat Untuk Kelly
Dorkas Manroe
Ada
kisah yang ingin kukatakan, tentang rasa yang tidak bisa kusampaikan.
Rasa yang tak pernah terucap, yang hanya terucap hanya melalui surat
ini.
Mungkin
surat ini tidak akan sampai kepadamu atau bahkan akan sampai kepadamu,
biarlah takdir yang menjawabnya. Mungkin bila surat ini sampai kepadamu,
statusmu sudah suami orang atau kamu masih sendiri. Atau aku sudah
menjadi istri orang.
Aku
ingin mengatakan selama 2 tahun lebih, aku menyukaimu. Entah sejak
kapan aku menyukaimu, mungkin sejak aku melihat foto kedekatan kamu
dengan anak perempuanmu. Kalian begitu dekat dan saling menyanyangi.
Bagiku kamu itu beda, tidak seperti lelaki lainnya. Kamu itu cuek. Tiap kali chat denganmu, balasan chat kamu singkat.
Gemes aku tiap baca chat kamu, sudah panjang lebar chat. Tapi balasan kamu, cuma 5 kata.
Gemes aku tiap baca chat kamu, sudah panjang lebar chat. Tapi balasan kamu, cuma 5 kata.
OMG ...
Aku ingat pertama kali komment mengenai foto kamu yang seperti orang INDIAN AMERIKA, rambut dikepang kecil-kecil dan hidung kamu yang mancung. Wajah kamu tidak mirip orang INDIA.
Dan kamu tidak komen apa pun. Begitu juga pada saat kamu ultah, aku inbox FB ucapan "SELAMAT ULANG TAHUN" , kamu hanya membacanya. Tidak ada balasan apa pun.
Mungkin klo lelaki lain, begitu chat akan terus komunikasi. Tapi kamu beda, itu yang membuatku suka denganmu.
Seiring waktu, kita tukeran no hp.
Itu pun, kamu tidak chat aku duluan. Kamu benar-benar menyebalkan, tidak pernah chat duluan menanyakan kabar. Tapi anehnya, aku malah makin suka kamu.
Kamu itu hanya chat di pagi hari memberi ucapan selamat pagi, dan itu selalu kutunggu.
Oh ya, aku biasa memanggil kamu uncle. Tapi kamu tidak mau dipanggil seperti itu, akhirnya aku memanggil uncle bhai.
Seiring waktu, aku semakin mengenal kamu hanya melalui chat. Kapan kamu bangun, kapan kamu tidur.
Biarpun kita belum pernah bertemu, rasa suka ini semakin mendalam. Aku juga ingin kamu tahu seperti lirik lagu Kahitna "Andai Dia Tahu". Seperti itulah, perasaan ini. Tapi, keberanian itu tidak ada.
Bilakah dia tahu
Apa yang telah terjadi
Semenjak hari itu
Hati ini miliknya
Mungkinkah dia jatuh hati
Seperti apa yang kurasa
Mungkinkah dia jatuh cinta
Seperti apa yang kudamba
Bilakah dia mengerti
Apa yang telah terjadi
Hasratku tak tertahan
'Tuk dapatkan dirinya
Mungkinkah dia jatuh hati
Seperti apa yang kurasa
Mungkinkah dia jatuh cinta
Seperti apa yang kudamba
Tuhan, yakinkah dia
'Tuk jatuh hati
Hanya untukku
Andai dia tahu
Mungkinkah dia jatuh hati
Seperti apa yang kurasa
Mungkinkah dia jatuh cinta
Seperti apa yang kidamba
Bilakah dia mengerti
Apa yang telah terjadi
Hasratku tak tertahan
'Tuk dapatkan dirinya
Mungkinkah dia jatuh hati
Seperti apa yang kurasa
Mungkinkah dia jatuh cinta
Seperti apa yang kudamba
Tuhan, yakinkah dia
'Tuk jatuh hati
Hanya untukku
Andai dia tahu
Andai dia tahu
Aku pun mencari tahu kamu itu siapa, apa benar-benar kamu tidak ada istri. Pernah aku bertanya dengan kawan yang kebetulan dia juga berteman denganmu, siapa kamu. Tapi aku tidak mendapatkan jawaban.
Uuuhhfff ... Menyebalkan. Aku tidak bisa mendapatkan informasi dari dia.
Seiring waktu, rasa ingin bertemu denganmu semakin bear. Tapi aku takut bertemu, akhirnya aku diam-diam beberapa kali ketempat kerja kamu di Tanah Abang. Hanya ingin melihatmu dari kejauhan, dan bagiku itu cukup.
Dua tahun mengenalmu didunia maya, tapi hanya satu kali kita bertemu secara langsung dan itu hanya 10 menit. Aku senang, bisa bertatap wajah dengannya. Bisa melihatnya dari dekat, hati ini riang.
Tapi sejak saat itu, sikapmu mulai berubah. Mungkin karena aku tidak cantik, jadinya menjauh.
Ya, aku sadar. Aku tidak cantik, aku gendut. Mana mungkin kamu tertarik dengan aku, hikss.. hikss...
Emmm ...
Dan suatu hari, aku memberanikan diri mengatakan suka denganmu. Dalam chat tersebut, aku memang mengatakan tidak perlu dijawab. Dan benar, kamu tidak menjawabnya.
Menyebalkan ...
Klo lelaki lain pasti menjawab atau telp, tapi kamu tidak.
Hikss ... Hikss ...
Kamu membuat aku semakin penasaran.
Dan aku memutuskan untuk melupakan kamu, tapi aku tidak bisa melupakan anak perempuan. Entah kenapa setiap kali melihat anak perempuanmu, ada getaran aneh.
Tapi kenyataannya, aku belum bisa melupakan kamu. Aku semakin menyukai kamu.
Hingga suatu hari, bagai disambar petir, sepupu jauh dari sepupu aku mengatakan dekat sama kamu. Kalian saling menyukai dan ada hubungan.
Aku terluka, aku patah hati.
Aku ingat pertama kali komment mengenai foto kamu yang seperti orang INDIAN AMERIKA, rambut dikepang kecil-kecil dan hidung kamu yang mancung. Wajah kamu tidak mirip orang INDIA.
Dan kamu tidak komen apa pun. Begitu juga pada saat kamu ultah, aku inbox FB ucapan "SELAMAT ULANG TAHUN" , kamu hanya membacanya. Tidak ada balasan apa pun.
Mungkin klo lelaki lain, begitu chat akan terus komunikasi. Tapi kamu beda, itu yang membuatku suka denganmu.
Seiring waktu, kita tukeran no hp.
Itu pun, kamu tidak chat aku duluan. Kamu benar-benar menyebalkan, tidak pernah chat duluan menanyakan kabar. Tapi anehnya, aku malah makin suka kamu.
Kamu itu hanya chat di pagi hari memberi ucapan selamat pagi, dan itu selalu kutunggu.
Oh ya, aku biasa memanggil kamu uncle. Tapi kamu tidak mau dipanggil seperti itu, akhirnya aku memanggil uncle bhai.
Seiring waktu, aku semakin mengenal kamu hanya melalui chat. Kapan kamu bangun, kapan kamu tidur.
Biarpun kita belum pernah bertemu, rasa suka ini semakin mendalam. Aku juga ingin kamu tahu seperti lirik lagu Kahitna "Andai Dia Tahu". Seperti itulah, perasaan ini. Tapi, keberanian itu tidak ada.
Bilakah dia tahu
Apa yang telah terjadi
Semenjak hari itu
Hati ini miliknya
Mungkinkah dia jatuh hati
Seperti apa yang kurasa
Mungkinkah dia jatuh cinta
Seperti apa yang kudamba
Bilakah dia mengerti
Apa yang telah terjadi
Hasratku tak tertahan
'Tuk dapatkan dirinya
Mungkinkah dia jatuh hati
Seperti apa yang kurasa
Mungkinkah dia jatuh cinta
Seperti apa yang kudamba
Tuhan, yakinkah dia
'Tuk jatuh hati
Hanya untukku
Andai dia tahu
Mungkinkah dia jatuh hati
Seperti apa yang kurasa
Mungkinkah dia jatuh cinta
Seperti apa yang kidamba
Bilakah dia mengerti
Apa yang telah terjadi
Hasratku tak tertahan
'Tuk dapatkan dirinya
Mungkinkah dia jatuh hati
Seperti apa yang kurasa
Mungkinkah dia jatuh cinta
Seperti apa yang kudamba
Tuhan, yakinkah dia
'Tuk jatuh hati
Hanya untukku
Andai dia tahu
Andai dia tahu
Aku pun mencari tahu kamu itu siapa, apa benar-benar kamu tidak ada istri. Pernah aku bertanya dengan kawan yang kebetulan dia juga berteman denganmu, siapa kamu. Tapi aku tidak mendapatkan jawaban.
Uuuhhfff ... Menyebalkan. Aku tidak bisa mendapatkan informasi dari dia.
Seiring waktu, rasa ingin bertemu denganmu semakin bear. Tapi aku takut bertemu, akhirnya aku diam-diam beberapa kali ketempat kerja kamu di Tanah Abang. Hanya ingin melihatmu dari kejauhan, dan bagiku itu cukup.
Dua tahun mengenalmu didunia maya, tapi hanya satu kali kita bertemu secara langsung dan itu hanya 10 menit. Aku senang, bisa bertatap wajah dengannya. Bisa melihatnya dari dekat, hati ini riang.
Tapi sejak saat itu, sikapmu mulai berubah. Mungkin karena aku tidak cantik, jadinya menjauh.
Ya, aku sadar. Aku tidak cantik, aku gendut. Mana mungkin kamu tertarik dengan aku, hikss.. hikss...
Emmm ...
Dan suatu hari, aku memberanikan diri mengatakan suka denganmu. Dalam chat tersebut, aku memang mengatakan tidak perlu dijawab. Dan benar, kamu tidak menjawabnya.
Menyebalkan ...
Klo lelaki lain pasti menjawab atau telp, tapi kamu tidak.
Hikss ... Hikss ...
Kamu membuat aku semakin penasaran.
Dan aku memutuskan untuk melupakan kamu, tapi aku tidak bisa melupakan anak perempuan. Entah kenapa setiap kali melihat anak perempuanmu, ada getaran aneh.
Tapi kenyataannya, aku belum bisa melupakan kamu. Aku semakin menyukai kamu.
Hingga suatu hari, bagai disambar petir, sepupu jauh dari sepupu aku mengatakan dekat sama kamu. Kalian saling menyukai dan ada hubungan.
Aku terluka, aku patah hati.
Dunia ternyata sempit, entah darimana kalian berkenalan. Tapi aku kesal, sangat kesal.
Kenapa
harus perempuan itu, kenapa harus perempuan yang kelakuannya tidak
bagus. Perempuan yang sudah dua kali bercerai dan punya dua cucu.
Perempuan yang selalu minta cerai dengan alasan materi. Ketika suaminya kaya, dia bersama. Tapi ketika suaminya tidak punya-apa, ditinggalkan. Ditambah lagi, dia pernah tidur dengan lelaki lain pada saat statusnya masih istri.
Perempuan yang selalu minta cerai dengan alasan materi. Ketika suaminya kaya, dia bersama. Tapi ketika suaminya tidak punya-apa, ditinggalkan. Ditambah lagi, dia pernah tidur dengan lelaki lain pada saat statusnya masih istri.
Bukan
hanya itu saja, teror datang ke aku. Pada saat perempuan itu kabur dari
rumahnya. Entah siapa yang teror, tapi yang pasti si peneror
mengatakan
"Butuh lelaki yang bisa membayar".
Ketika aku sampaikan ke perempuan itu, seakan dia tidak mau perduli. Dia malah saranin lapor polisi.
OMG, lapor polisi artinya banyak waktu yang akan terbuang untuk mengurus sesuatu yang bagiku tidak penting.
Uuuhhhfff ...
Aku
pun mengatakan teror ini ke keluarga aku, mereka menyarankan agar tidak
ada hubungan dengan perempuan itu. Sudah gila perempuan itu.
Dan aku pun putus hubungan komunikasi dengan perempuan itu.
Daammm ...
Perempuan itu beruntung, dua kali menikah dan selalu mendapatkan suami yang memiliki materi. Dan sekarang, dia mendapatkan kamu, bukan hanya materi yang kamu miliki tapi hati kamu yang baik.
Hati yang selama ini sudah membuatku menyukai mu. Bukan hanya kamu yang aku suka, tapi anak perempuanmu.
Mungkin kalau aku menikah, anak aku sudah seumur anakmu.
Daammm ...
Perempuan itu beruntung, dua kali menikah dan selalu mendapatkan suami yang memiliki materi. Dan sekarang, dia mendapatkan kamu, bukan hanya materi yang kamu miliki tapi hati kamu yang baik.
Hati yang selama ini sudah membuatku menyukai mu. Bukan hanya kamu yang aku suka, tapi anak perempuanmu.
Mungkin kalau aku menikah, anak aku sudah seumur anakmu.
Oh
ya, aku juga pernah dua kali bertanya apakah kamu ada hubungan dengan
perempuan itu. Dan minta untuk teror yang datang ke aku berhenti.
Tapi jawaban kamu seperti biasa "Kamu ngomong apa dan salah chat".
Kan, benar-benar menyebalkan. Jawaban chat kamu hanya itu saja, buat aku kesal.
Tapi itulah jodoh, kalian saling menyukai dan akan menikah. Itu informasi yang aku dapat.
Sedih, kecewa, patah hati ... Perasaan campur-aduk, tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa.
Kalian sudah ditakdirkan bersama. Perempuan itu beruntung bisa bersama denganmu.
Kelly ...
Sekarang kamu sudah bahagia, aku pun bahagia. Biarpun aku tidak rela, kamu dengan perempuan itu.
Aku doakan semoga kamu dan anak perempuan kamu bahagia selamanya...
Tuhan besertamu Kelly dan anak perempuanmu...
From
Dari yang pernah menyayangimu

No comments:
Post a Comment